Menikmati Indahnya Kopi Merapi

20 Desember 2020, saya memutuskan untuk mengunjugi sebuah tempat yang sejak lama sangat menggoda saya. Kopi Merapi. Kedatangan kemarin, bukan pertama kalinya. Itu adalah kali ketiga saya datang dan berkunjung ke warung kopi Merapi. Itu adalah tempat yang indah.

Dari Kota Jogja, jaraknya sekitar satu jam perjalanan dengan naik motor. Tidak cukup jauh, tapi juga tidak bisa dibilang dekat. Kondisi jalan dari kota Jogja 98,5 aspall, dan hanya sedikit sekali yang masih berbatu. Jalan berbatu hanya Anda temui ketika warung Kopi Merapi sudah tidak jauh lagi.

Warung ini Terletak di lereng gunung Merapi, sebuah gunung yang dikategorikan sebagai gunung paling aktif di Indonesia.

Sebagai gunung yang paling aktif, tanggal 5 November kemarin, Merapi naik statusnya menjadi siaga. Ini adalah fase di mana gunung sudah mulai masuk ke fase rawan meletus. Saya takut, tapi rasa rindu nampaknya cukup mendominasi, ketimbang takut itu sendiri.

Saya tidak bisa mengkhianati kecantikan gunung Merapi. Dari warung kopi Merapi, puncak gunung terlihat dengan sangat jelas. Merapi terlihat sangat gagah dan besar. Anda bisa melihatnya dengan mata telanjang, tanpa harus pakai teropong.

Ini adalah nilai jual kopi Merapi.

Kalau bicara perihal menu, warung Kopi Merapi nggak bisa dibilang istimewa-istimewa amat.  Menunya standar sebagaimana warung kopi pada umumnya. Kopi arabica dan robusta, susu, jahe, wedang secang, dan lain sebagainya. sebuah menu-menu yang bisa Anda temukan di warung kopi-warung kopi yang ada di Jogja lainnya. Begitu pun makanannya.

Tapi tenang, Murah, kok!!!

Anda tidak perlu khawatir dengan biaya saat berkunjug ke kopi Merapi. Parkir motor hanya dua ribu, dan mobil lima ribu. Biaya parkir yang bahkan lebih mahal di parkiran belakang kantor Pos Indonesia, di titik nol Kota Jogja.

Datang di hari Minggu tentu cukup ramai. Kalau Anda ingin suasana yang tidak begitu ramai, datanglah selain hari Minggu dan usahakan lebih pagi.

Suasana di sana cukup sejuk. Bahkan dalam beberapa waktu, cuaca sejuk bisa berubah menjadi dingin saat kabut sudah mulai turun. Saran saya, datanglah di pagi hari, ketika cerah, gunung Merapi akan terlihat sangat jelas tanpa tertutup kabut. Kabut akan mulai datang ketika siang menjelang sore, dan saat Maghrib, kabut akan menutup keindahan Merapi secara paripurna.

Tepat di utara warung, terdapat sebuah jalan yang banyak dipakai orang untuk foto-foto. Pemandangannya sangat indah, berfoto dengan latar gunung Merapi yang megah dan suasana yang sangat bersahabat. Ketika datang ke sana, Anda pasti tergoda untuk berfoto di sana. Saya jamin.

Tidak jauh dari warung kopi Merapi, berdiri megah tempat wisata yang juga tak kalah ciamik. Namanya The Lost World Castle. Tapi berhubung saya tidak kesana, saya tidak akan membahasnya.

Pungkasnya, warung kopi Merapi sangat saya rekomendasikan untuk dikunjungi. Begitu Anda masuk ke dalam tempatnya, mata Anda akan disuguhi oleh pemandangan alam yang indah, telinga Anda sesekali akan mendengar kicauan burung, mulut Anda akan disuguhi hangatnya kopi, dan kulit Anda akan tersentuh oleh sejuknya udara di lereng gunung Merapi.

Sangat mempesona.














Belum ada Komentar untuk "Menikmati Indahnya Kopi Merapi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel